Difabel Bukan Alasan Untuk Berkeluh Kesah

perjuangan hidup difabel

Menjadi difabel (cacat) bukanlah sebuah alasan untuk berkeluh kesah dan menggantungkan kehidupan pada belas kasihan orang lain.

Meski memiliki kekurangan secara fisik, Sidik dan Zulhadi bukanlah orang yang pantang menyerah. Sehari-hari mereka menggeluti profesi yang tidak jauh berbeda. Sidik menjadi produsen kerupuk berbahan singkong, yang ia jajakan sendiri. Sementara Zulhadi yang tuna netra, setiap hari berkeliling berjualan kerupuk yang diambilnya secara kulakan dari seorang pengusaha kerupuk di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Continue reading “Difabel Bukan Alasan Untuk Berkeluh Kesah”