Aji sang Pemberani

Karena jenuh dengan kehidupan Kos-kosan, aku menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halaman. Sudah satu bulan lebih aku tidak pulang. Bertepatan dengan Long weekend (tapi bagi aku nggak masalah soalnya for me everiday is sunday ..hehe:P ). Disamping karena sudah rindu, temenku si Aji ingin minta diajarin mengetik cepat sepuluh jari. Karena dia berencana mau buka pengetikan komputer. Aku pernah bertanya mengapa mau buka pengetikan rental…”wah aku pingin mengembangkan usaha nih…masak kerja terus di kok-an (baca:industri shutle kok)..sebentar lagi aku kan mau nikah…”. Wah, ternyata temanku (senasib,seperjuagan) mau berkembang demi masa depannya. Temanku ini merupakan seorang diffabel yang memiliki semangat 45. Dengan keterbatasannya dia mampu menunjukkan kepada dunia bahwa dia(kaum difabel) juga bisa. Continue reading “Aji sang Pemberani”

Advertisements