Pengokot

belajar bahasa
Pertama kali saya mendengar kata pengokot, saya sempat mengernyitkan dahi. Kata apa ini sebenarnya? Jujur saja, sejak kecil sampai kuliah, saya belum pernah mendengar kata pengokot. Baru beberapa tahun terakhir ini saja saya tahu kata pengokot, itupun tidak sengaja baca artikel di sebuah website.

Trus apa arti kata pengokot? sebelum saya tunjukkan artinya, silakan lihat dengan gambar di bawah ini?

stapler biasa

Nah, pasti Anda sudah tidak asing lagi kan dengan benda di atas? Hehe iya, pengokot itu artinya stapler. Menurut wikipedia, Stapler atau pengokot adalah alat untuk menyatukan sejumlah kertas dengan cara memasukkan kokot (staple) berbentuk huruf “U” yang terlipat di bagian bawah kertas bila panjang kedua ujung kokot melebihi tebal kertas.

Terus terang namanya sedikit ‘aneh’ dan agak ‘nge-ganjal’ kalau dipakai dalam keseharian. Tidak percaya? coba baca contoh kalimat berikut ini.

1. “Pak guru, laporan tugas kemarin, perlu dikokot nggak?”
2. “Apakah hasil ujian perlu distaples nggak, biar lebih rapi?”
3. “Mengapat kertas itu tidak dijepret saja biar tidak berserakan?”

Mana yang lebih enak didengar menurut Anda? big grin

Selama ini keluarga dan orang disekitar saya lebih sering menyebutnya sebagai jepretan / cekretan / staples. Untuk kata terakhir seharusnya sih stapler, kalau mengikuti kaidah bahasa inggris.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s