Membuat Wadah Siwak/Miswak Sendiri

Tips membuat wadah siwak sendiri

Jika kita menggunakan siwak untuk membersihkan gigi, seringkali kita merasa kesulitan untuk menyimpannya. Kalau diletakkan di tempat terbuka maka debu akan mudah menempel di batang siwak. Sebenarnya ada juga yang jual siwak dengan tempatnya, namun sayang wadahnya hanya cukup untuk siwak ukuran kecil. Sementara, saya punya siwak ukuran relatif besar.

Setelah ‘memutar’ otak, akhirnya saya mendapatkan ide untuk membuat tempat penyimpanan siwak dengan memanfaatkan barang di sekitar kita. Wadah siwak ini bisa menyimpan siwak dalam posisi tegak, tertutup (bersih dari debu), tidak merusak serabut di kepala siwak dan yang pastinya murah meriah. Namun, ada satu kekurangan dari cara ini, yakni, tidak bisa ditaruh di saku ketika bepergian. Tapi untuk pengguna rumahan sudah lebih dari cukup.

Bahan-bahan

1. Botol ekas minuman
Ukuran botol terserah Anda. Saya sendiri pakai bekas botol poc*ri swe*** yang ukuran 900ml, karena kebetulan yang ada di rumah cuma itu.

2. Gelas kaca
Selain gelas, Anda juga bisa menggunakan bekas botol minuman yang dipotong jadi dua, dan ambil bagian bawahnya saja. Untuk ukurang usahakan sesuai dengan botol yang di pakai di nomer 1.

wadah miswak

Cara Membuat dan Menggunakan

1. Cuci bersih gelas dan botol minuman tadi
2. Keringkan dengan dijemur di bawah sinar matahari
3. Letakkan siwak di dalam gelas dengan posisi berdiri tegak
4. Pasang botol minuman tadi dengan posisi terbalik diatas gelas, dan setengah batang siwak bagian atas masuk ke dalam botol. (lihat gambar di bawah untuk jelasnya).

wadah miswak sederhana

5. Usahakan kepala siwak (yang berserabut) berada di posisi tengah agar tidak cepat rusak. Kalau perlu miring-miringkan botol sehingga kepala siwak bisa berada di posisi yang pas.

Nah, sekarang si siwak sudah punya wadah bersih sendiri, tertutup dan mudah dibuat.

Semoga bermanfaat happy

Advertisements

6 thoughts on “Membuat Wadah Siwak/Miswak Sendiri

  1. Kreatif sekali!
    Satu batang siwak untuk berapa hari Pak biasanya?
    Saya masih baru menggunakan dan saya kurang paham jangka waktu penggunaannya.
    Terima kasih

    1. Dulu bisa sampai 3-5 hari. Kalau serabut sudah rusak, tinggal di potong. Tapi, sekarang sudah jarang pakai siwak, kurang telaten 🙂 balik lagi ke pasta gigi.. 🙂

  2. abdurrahman sayudi

    Kalo habis pakai, langsung ditaruh gitu apa ga mudah jamuran pak? Saya masih baru menggunakan siwak

    1. Kalau sering di pakai, Insya Allah tidak. Tapi, kalau tidak dipakai dalam waktu lama (misal 2-3 hari), akan mulai berjamur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s