Tragedi Pembagian Zakat

Kaget dan miris melihat berita di TV kemarin sore. 21 23 orang meninggal karena berebutan zakat. Sungguh ironis, niat baik sang saudagar membagikan zakat malah merenggut puluhan nyawa orang lain.

“Ribuan warga yang sejak pagi sudah berkumpul di dekat halaman rumah Syaikon (Pasuruan – Jawa Tumur), langsung berebut masuk untuk mendapatkan uang zakat senilai Rp 30 ribu per orang. Tak sedikit warga yang terjepit dan pingsan akibat berdesak-desakan. Tidak berhenti di situ, saling desak ini pun merenggut korban jiwa.”

Inikah potret kemiskinan? masyarakat saling injak untuk uang senilai Rp 30 ribu, sehingga membunuh puluhan jiwa. Ataukah ini hanya perbuatan baik dengan cara yang salah?

foto: detik.com
sumber berita : http://www.liputan6.com/news/?id=165255&c_id=7

Advertisements

6 thoughts on “Tragedi Pembagian Zakat

  1. 1. Bangsa kita makin miskin, padahal pemerintah bilang berhasil kurangi angka kemsikinan.
    2. Bangsa kita doyan rebutan dan desak2an, gak mau antri, dalam segala hal.
    3. Bangsa kita suka nyalahin dan nuduh orang lain riya’.
    4. Bazis cuma bisa nyalahin, padahal zakat sebaiknya dibagikan ke sekitar rumah dulu, buka dioper ke pelosok, toh di sekitar teryata banyak orang miskin, yang gak terjangkau oleh bazis. Sering zakat yang dikordinir dikorup tatu salah sasaran.

    Semoga hal seperti ini bisa jadi sebuah pelajaran bagi kita semua. Perbuatan baik harus disertai dengan cara yang baik pula.

  2. tidak ada yang salah dengan niatnya… sayangnya mereka tidak belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya. kalau saja hal-hal penting seperti misalnya alur pembagian dan pengamanan sudah diatur terlebih dahulu, mungkin hal seperti ini tidak terjadi.

    Betul, tidak ada yang salah. Hanya sangat disayangkan sampai terjadi seperti ini. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

  3. Mungkin caranya yang harus diperbaiki.kenapa orang yang berhak menerima zakat yang harus mendatangi yang memberi zakat? Bukankah harusnya pemberi zakat yang harus mendatangi mereka

    kalau yang menerima 5000 orang, gimana win. harus mendatangi satu per satu ya.. 😉

  4. Ralat yaaaa…ada 23 orang lho yg meninggal waktu itu blon lagi yg dirawat di RS….

    Klo kupikir sih kearoganan sang saudagar yg terlalu menganggap remeh orang miskin….musibah? Mungkin juga, seharusnya niat baik dibarengi dengan cara yg jauh lebih baik lagi dong…Emang zakat sama dengan BLT apa…????
    thanks buat ralatnya.

    Niat saudagar baik, ingin memberikan zakat secara langsung ke fakir miskin. Tapi, tidak adanya koordinasi dan pengaturan yang baik dilapangan mungkin menjadi penyebab kejadian menyedihkan ini.

  5. itu mungkin cerminan dari kondisi kita sekarang ini! uang 30 ribu sudah merenggut 23 nyawa. Mungkin tidak sepatutnya memberi santunan seperti itu dan apa mau dikata nasi sudah menjadi bubur

    semoga bisa diambil hikmahnya dan tidak terulang lagi di masa yang akan datang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s