Aji sang Pemberani

Karena jenuh dengan kehidupan Kos-kosan, aku menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halaman. Sudah satu bulan lebih aku tidak pulang. Bertepatan dengan Long weekend (tapi bagi aku nggak masalah soalnya for me everiday is sunday ..hehe:P ). Disamping karena sudah rindu, temenku si Aji ingin minta diajarin mengetik cepat sepuluh jari. Karena dia berencana mau buka pengetikan komputer. Aku pernah bertanya mengapa mau buka pengetikan rental…”wah aku pingin mengembangkan usaha nih…masak kerja terus di kok-an (baca:industri shutle kok)..sebentar lagi aku kan mau nikah…”. Wah, ternyata temanku (senasib,seperjuagan) mau berkembang demi masa depannya. Temanku ini merupakan seorang diffabel yang memiliki semangat 45. Dengan keterbatasannya dia mampu menunjukkan kepada dunia bahwa dia(kaum difabel) juga bisa.

Dia juga cerita kalau dia habis naik motor(baca:roda dua bukan roda tiga) ke rumah calon mertuanya. Wuih!! gila nih anak, gimana nanti kalau ada bis yang sering mengemudi dengan ugal2an (masak lewat jalan tanah di jalur kiri..lha yang jalan kaki, naik sepeda pancal mau di kemanain …*gak habis pikir!*) maksa dia untuk minggir sampai batas lajur paling kiri (catatan: temanku ini tidak bisa menopang motor karena kaki kirinya lumpuh). “Tenang aja,..Kadang kalau kita tidak NEKAD kapan kita akan BERANI!” dia selalu mengucapkan kalimat kebanggaannya itu. Terkadang aku berpikir…betul juga. Terkadang kami (kaum diffabel) memang harus “menembus” batas kemampuan agar kepercayaan diri kita bisa tumbuh. Tony Christian seorang diffabel dari Selandia Baru (penulis buku Attitude plus!, mantan penjaga pantai, Pernah mendaki Gunung Kilimanjaro, senang balapan motor Go Kart) pernah mengungkapkan “Biarkan saya melakukan apa yang ingin saya lakukan, Jangan di halang-halangi karena fisik saya”. Kita tidak akan pernah tahu apakah bisa atau tidak kalau kita tidak pernah mencoba.

“Dulu waktu pertama kali menghadap calom mertuamu sama siapa?” tanyaku.”Ya sendirian..”jawab Aji, “Masa kamu nggak bawa teman? apa kamu nggak takut?”tanyaku. “Ya takut sih takut(ditolak). Tapi, aku yakin aja lah.,..lha wong ini kan suatu perbuatan baik melamar anak orang untuk diajak nikah, bukan pacaran aja! Trus kalau kenapa aku tidak bawa temen supaya nanti tidak ada yang bakal tahu kalau aku di tolak.” jelasnya sambil ketawa. “Tapi mereka bisa menerima aku kok…aku ngomong dulu ke mereka..kalau keadaanku ya..seperti ini, kalau diterima ya silahkan kalau ditolak nggak apa-apa”. Wah…wah…ternyata temenku si Aji ini memang seorang diffabel yang memiliki semangat pantang menyerah! Braveheart (jadi inget filmnya Mel Gibson). Untuk ta’ruf kepada calon mertua tidak perlu membawa “bala bantuan” segala. Kalau sendiri bisa kenapa harus merepotkan orang banyak. Salut!!

Selamat menempuh hidup baru temanku senasib, sepenanggungan,dan seperjuangan. Semoga kamu bisa hidup bahagia jadi keluarga sakinah mawaddah warohmah. Jangan lupa undangannya ya….:D
Aji…Aji…Kapan aku bisa seperti kamu…hiks!

Advertisements

2 thoughts on “Aji sang Pemberani

  1. aku salut, juga. diriku ini yang juga diffable, tapi masih bisa berdiri,berjalan,naik motor,bahkan mengemudikan truk. nggak berani ama yang namanya CINTA, aku selalu menghindar bila disuruh ortuku untuk segera nikah, nyaliku menjadi sangat ciut bila memikirkan rumah tangga, padahal aku sangat menginginkan itu. salut,salut… selamat berbahagia dgn berkeluarga, sobatku aji. mas haris kpn nikahnya, undangan juga buatku yah!!!

  2. @masinnung…
    Apa kabar mas..wah dah ditunggu-tunggu untuk mampir di blog saya…kalau mau menyumbang uneg-uneg monggo di persilahkan…
    Jangan pantang menyerah mas.. jodoh sudah ada yang ngatur…tapi kita harus tetap berusaha…
    Kalau ditanya kapan nikah… gimana ya…aku pingin kerja yang ‘mencukupi’ dulu… 😀
    MERDEKA (kan bulan agustus…he5)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s